Wajah Bogor - Warga di Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, dibuat gempar dengan terkuaknya skandal seks bocah-bocah. Adalah RN (11), RA (9), VN (8), GH (6), GI (6) dan VY (6). Enam bocah ingusan asal Rumpin itu jadi pelaku pemerkosaan atas seorang siswi SD berinisial DW (9), yang tak lain temannya sendiri.
Dengan muka memelas, enam bocah pelaku pemerkosaan itu diinterogasi polisi. Didampingi orang tuanya, bocah bau kencur itu menceritakan soal keterlibatannya melakukan aksi pemerkosaan.
Dari informasi yang dihimpun, pada Minggu (18/2) siang, korban DW yang tengah bermain dengan dua teman perempuannya, CK dan ZR, tiba-tiba didatangi RN dan RA yang diduga jadi otak pemerkosaan ini. Ketika itu, tangan korban ditarik RN ke arah belakang rumah VN.
Menurut saksi, saat itu korban disuruh tiduran sebelum akhirnya diperkosa secara bergantian oleh enam bocah tersebut.
Orang tua korban yang melihat gelagat putrinya yang berbeda akhirnya coba bertanya. ”Setelah dibujuk, baru bercerita seperti itu. Dan saya langsung laporan ke Mapolsek Rumpin,” ucap HR, ayah korban.
Sekretaris Desa Rabak Wawan membenarkan adanya kejadian itu. Korban digilir oleh enam pelaku yang sama-sama masih di bawah umur.
“Ya memang saya dapat informasi kejadiannya begitu. Sekarang sudah ditangani Polsek Rumpin,” kata Sekretaris Desa Rabak Wawan.
Sementara itu, Kapolsek Rumpin Kompol Surdin Simangunsong mengaku telah mendapati laporan itu. Bahkan, pihaknya langsung mendatangi para pelaku di tempat biasa mereka bermain. Keenam bocah pelaku pencabulan itu kemudian dibawa ke Mapolsek Rumpin untuk dimintai keterangan.
“Orang tua korban yang tidak terima anaknya diperlakukan tidak pantas, melaporkannya ke Polsek Rumpin. Pelaku juga ditemani oleh orang tua mereka masing-masing,” ujar dia.
Ia menambahkan, korban DA sempat ke Puskesmas Rumpin guna dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatannya. Sedangkan pelaku diinterogasi dengan disaksikan orang tua masing-masing serta Ketua Rw. “Kasusnya sudah ditangani Unit PPA Polres Bogor dan keenam pelaku saat ini sudah dibawa ke Polres Bogor,” ujarnya.
Terpisah, Kanit PPA Polres Bogor Iptu Iriana mengatakan, saat ini keenam pelaku masih dilakukan pemeriksaan, termasuk motifnya. “Saat ini keenam pelaku masih diperiksa,” singkatnya.
Sebelumnya, aksi serupa juga pernah terjadi dengan melibatkan ABG Leuwiliang.
Pemerkosaan siswa SMK ini terjadi di Kampung Pamegarsari, Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/2/2018) sekitar pukul 10:30 WIB.
Pelakunya berinisial MNA (16) dan AR (16) masih tercatat sebagai siswa kelas satu SMK di Bogor. Kedua pelaku berasal dari sekolah yang sama, tetapi beda sekolah dengan korban. Mereka juga sempat digerebek warga hingga videonya menyebar.
Sumber: Metropolitan





Tidak ada komentar:
Posting Komentar